Renungan yg bagus untuk kita semua...
Pada
sebatang pohon kecil, hiduplah beberapa daun yang tumbuh bersama. Di
antara daun-daun tersebut terdapat sebuah daun yang sangat besar dan
kuat. Daun itu diagung-agungkan karena kekuatannya.Dialah yang dianggap
pelindung bagi daun-daun lainnya dari badai, hujan, panas matahari yang
terik, dan bahaya lainnya.
Suatu ketika datanglah musim kemarau yang panjang. Daun-daun di pohon kecil itu mulai layu karena
tidak
mendapat air dan makanan. Daun besar yang tadinya kuat dan besar mulai
terlihat keriput. Ia berusaha melindungi daun-daun lainnya dari matahari
yang bersinar sangat terik sehingga daun2
sahabatnya itu tidak kehilangan air lebih banyak lagi. Hari berganti hari, daun besar itu sudah
sampai
pada puncak usahanya. Ia mulai sobek-sobek sehingga sinar matahari
mulai menembusnya. Ia mulai kehilangan kekuatannya dan daun-daun lainnya
pun sudah mulai mengabaikannya karena ia tidak kuat lagi seperti dulu.
Beberapa
hari kemudian daun besar itu merasa tidak kuat lagi akhirnya ia berkata
kepada teman-temannya : Teman-teman aku tidak lagi mempunyai kekuatan
untuk melindungi kalian, aku akan gugur. Selamat tinggal. Setelah
berkata demikian akhirnya daun besar itu pun gugurlah. Musim kemarau
terus berlanjut, daun-daun di pohon kecil itu saling bertahan untuk
hidup. Mereka sama
sekali sudah melupakan daun besar yang telah berjasa melindungi mereka sehingga mereka dapat
bertahan sampai sekarang.
Musim kemarau tidak juga berakhir. Daun-daun di pohon kecil itu sudah mulai kehilangan harapan.
Mereka
merasa sangat kelaparan, kehausan dan akan mati. Di saat mereka putus
asa, tiba tiba dirasakan adanya air dan makanan dari tanah. Mereka
terheran-heran akan adanya keajaiban itu. Setelah lama mencari-cari,
mereka menyadarinya. Mereka melihat bahwa daun besar itu sudah membusuk
dan menghasilkan air dan sari makanan bagi mereka. Akhirnya dengan air
dan sari makanan dari daun besar tadi, daun daun di pohon kecil itu
berhasil bertahan sampai musim hujan datang.
Daun-daun di pohon
kecil itu sangat menyesal karena telah melupakan daun besar itu. Padahal
sampai akhir hayatnya daun besar itu tetap menjadi pahlawan bagi
daun-daun lainnya.
Renungan bagi kita,
Janganlah menilai seseorang dengan penampilan dan kekuatannya.
Tuhan
memberikan bantuan kepada kita melalui siapa saja bahkan melalui orang
yang kita anggap telah jatuh dan hina. Ingatlah rencana Tuhan itu ajaib
dan tidak pandang bulu terhadap semua hambanya.
sumber : http://artikelmotivasi.blogspot.com/2008/04/daun-besar.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar